Di era yang serba otomatis, teknologi lumrah diterapkan dalam beragam aspek, yang semua bertujuan untuk memudahkan kinerja. Dari sudut pandang positif, hadirnya teknologi jelas bisa meningkatkan produktivitas. Apalagi untuk usaha menengah ke atas, ketergantungan teknologi tak terbantahkan.

Dari banyak industri yang memanfaatkan teknologi, satu contoh yaitu lift barang. Menilik fungsinya, lift barang pasti untuk memindah barang, tapi kehadirannya berimbas pada banyak hal. Selain hemat waktu, perpindahan barang makin efektif karena tak melibatkan orang banyak.

Membeli lift barang

Kenali kebutuhan. Ada banyak jenis lift barang dengan ragam fungsi dan spesifikasinya masing-masing. Akan lebih baik jika mengetahui lebih dulu untuk apa lift barang diperlukan. Pastikan juga bahwa struktur bangunan mendukung, dalam arti kekuatan bangunan juga desain bangunan.

BACA JUGA : JASA SEO MURAH !!!

Tata cara operasi. Dengan banyaknya variasi lift barang, pastikan untuk mengetahui lebih lanjut tentang tata cara pengoperasian. Selain itu, pelajari juga cara memperbaiki persoalan kecil, semisal lampu indikator tidak menyala. Pahami juga tentang kemungkinan munculnya bahaya supaya bisa diantisipasi.

Ketersediaan spare part. Yang tak kalah penting, layanan konsumen adalah poin utama. Dari mulai jasa servis, ketersediaan spare part, hingga dukungan teknisi ahli juga penting diperhatikan sebelum membeli lift barang. Jangan sampai lift barang yang harusnya memudahkan justru malah menyusahkan.

Datang ke agen resmi. Populernya lift barang menjadikan komoditi ini banyak dipalsukan. Mendatangi agen resmi dari produk terkait secara langsung merupakan langkah bijak yang harus ditempuh. Selain bisa mendapat jaminan resmi, hal ini diperlukan agar terhindar dari agen palsu.

Cara merawat lift barang

Perhatikan komponen. Karena fungsinya digunakan untuk mengangkut barang berat, ada baiknya perawatan harus dimulai dengan memerhatikan komponen lift barang. Contoh mudah, jika lift barang memakai tali, ada baiknya untuk melihat tingkat keausan tali.

Kontrol berkala. Yang juga wajib dilakukan yaitu kontrol berkala. Kegiatan ini dimaksudkan untuk melihat apa ada sesuatu yang salah dengan sistem penggerak, indikator, atau komponen lain. Diharapkan dengan kontrol berkala, kerusakan yang mungkin terjadi bisa diantisipasi lebih dulu.

Monitor bangunan. Yang sering luput dari pengawasan yaitu kondisi bangunan tempat lift dibuat. Bangunan setiap tahun pasti akan mengalami degradasi kekuatan, dan hal ini harus bisa diantisipasi. Perhatikan juga apakah dudukan lift barang masih sesuai standar atau tidak.

Hubungi tenaga ahli. Membayarkan sedikit uang ekstra pada tenaga ahli tak masalah, asal bisa cepat terselesaikan. Jika menemukan masalah pada lift barang, memperbaiki sendiri tak dianjurkan. Ini dikarenakan lift barang merupakan satu rangkaian. Salah diagnosis bisa merusak semua rangkaian.

Jenis lift barang

Freight elevator. Diantara jenis lift barang yang banyak dipakai di pusat perbelanjaan yaitu freight elevator. Lift ini punya bentuk muka yang sama dengan lift penumpang biasa, dengan desain biasa yang tak terlalu bagus. Ini karena fungsinya hanya untuk mengangkut barang.

Automobile elevator. Meski kadang dimanfaatkan untuk keperluan lain, tapi fungsi utama automobile elevator yaitu untuk mengangkut mobil dari lantai dasar. Jadi, jangan bingung jika menemukan mobil ada di lantai 45 misalnya, karena lift mobil memungkinkan ini terjadi.

Bed elevator. Jika pernah masuk rumah sakit dan menemukan lift dengan area luas, bisa dipastikan itu bed elevator. Sesuai namanya, lift ini difungsikan untuk membawa pasien sekaligus tempat tidurnya dari satu ruangan ke ruangan lain guna menghindari resiko cedera.

Lift service. Jenis lift seperti ini umumnya ada di apartemen dan supermarket. Fungsi utama lift service yaitu untuk membawa barang dengan jumlah banyak. Apartemen modern paling banyak menerapkan lift service, dan biasanya dipakai mengangkut perabotan rumah saat pindahan.

Untuk  mendapatkan jasa pemasangan lift barang silahkan hubungi :